Tambolaka, RakyatSumba.ID – Polemik rumah tangga yang melibatkan seorang ibu hamil empat bulan di Desa Kabali Dana, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya diselesaikan secara damai melalui mediasi yang difasilitasi Pemerintah Kecamatan Wewewa Barat dan Pemerintah Desa Kabali Dana, Selasa (9/6/2026).
Persoalan yang sempat menjadi perhatian publik tersebut berakhir dengan kesepakatan damai setelah kedua belah pihak bertemu dan menyampaikan penjelasan masing-masing secara terbuka.
Dalam mediasi itu, keluarga membantah berbagai tudingan yang menyebut adanya pengusiran, pelantaran, maupun tindakan kekerasan terhadap Ibu Adriana yang saat ini tengah mengandung empat bulan.
Perwakilan keluarga, Jhoni Juang, menegaskan bahwa persoalan yang terjadi murni dipicu oleh kesalahpahaman dalam lingkungan keluarga.
“Tidak ada kekerasan, tidak ada pelantaran, tidak ada yang usir dari rumah. Ini hanya mis komunikasi saja dalam rumah tangga. Kami minta maaf atas kejadian ini,” kata Jhoni Juang usai mediasi sebagaimana dilansir dari Stori NTT.
Menurut dia, keluarga besar selama ini justru memiliki hubungan yang baik dengan Ibu Adriana. Bahkan, Ibu Adriana disebut menjadi sosok yang sangat dipercaya dalam keluarga, terutama untuk membantu mengurus orang tua yang telah lanjut usia.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


