iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Keluarga Bantah Tudingan Usir Ibu Hamil 4 Bulan, Camat Webar: Ini Murni Miskomunikasi

200
1009054957
Pose bersama. (Fofo: Dok. Ist)
  • Bagikan

Jhoni menjelaskan, rumah yang sempat menjadi sorotan publik karena disebut disegel bukanlah bentuk penolakan terhadap Ibu Adriana. Keluarga mengakui rumah tersebut merupakan milik Ibu Adriana, namun secara adat dan budaya setempat rumah itu belum ditempati secara resmi.

Selama ini, kata dia, Ibu Adriana bersama suami dan anak-anak masih aktif membantu dan tinggal bersama keluarga besar di rumah utama.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Selain itu, keluarga juga membantah tudingan yang menyebut adanya larangan terhadap aktivitas pelayanan gereja yang menjadi salah satu penyebab munculnya konflik.

Menurut Jhoni, meskipun Bulu Dairo masih memegang kepercayaan Marapu, ia selama ini tetap mendukung berbagai kegiatan keagamaan yang dilakukan keluarga.

Ia menambahkan, kondisi ibu mertua Ibu Adriana yang sedang sakit dan membutuhkan perawatan turut menjadi salah satu faktor yang memicu kesalahpahaman tersebut.

“Karena situasi dalam rumah ini, mama mantu dari Ibu Adriana sedang sakit, tidak bisa bangun, dan kesibukan kerja jadi mengharapkan pertolongan dan bantuan dari Ibu Adriana yang menjadi harapan satu-satunya, maka di situ terjadi mis komunikasi, jadi seolah-olah diusir, dimarah, padahal bukan seperti itu,” ujarnya.

Baca Juga:
Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri Pemekaran Jemaat GKS Payeti Cabang Kalu dan Pentahbisan Pendeta

Sementara itu, Camat Wewewa Barat, Enos B. Ate, mengatakan pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa sengaja memfasilitasi mediasi agar persoalan tersebut tidak terus berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *