iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sidang Sinode GKS Ke-44 Tegaskan Komitmen Green Church, Soroti Tambang, Kemiskinan, AI, hingga Krisis Kemanusiaan Global

200
1009641260
Ketua Umum Sinode GKS, Pdt Marlin Lomi. (Foto: Dok. Ist)
  • Bagikan

Menurut GKS, aktivitas pertambangan berpotensi mengubah bentang alam secara permanen, mencemari lingkungan, menghilangkan ruang hidup masyarakat, memicu konflik tanah ulayat, serta mengancam keberlanjutan ekologi Pulau Sumba.

“Karena itu, GKS menegaskan bahwa Nggongi bukanlah komoditas ekonomi yang dapat dieksploitasi, melainkan rumah bersama yang merupakan karunia Allah bagi seluruh ciptaan,” ujar Marlin.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Sebagai bentuk komitmen nyata, gereja mendorong seluruh jemaat menjalankan gerakan Green Church melalui penerapan prinsip environmental ethics dan eco-justice. GKS juga menyerukan perlindungan hak-hak masyarakat adat, penolakan privatisasi wilayah pesisir yang meminggirkan warga lokal, serta penguatan kebijakan perlindungan agraria dan pengelolaan sampah secara berkelanjutan.

Soroti kemiskinan hingga kekerasan

Selain isu lingkungan, Sidang Sinode menilai perlindungan terhadap martabat manusia harus menjadi perhatian bersama.

GKS mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil langkah nyata untuk mengatasi kemiskinan ekstrem, stunting, dan perdagangan orang, sekaligus menghentikan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Bentuk kekerasan yang disoroti meliputi kekerasan seksual, kawin paksa, kawin tangkap, kekerasan berbasis gender, hingga kekerasan yang terjadi di ruang digital.

Waspadai penyalahgunaan AI dan teknologi digital

Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), juga menjadi perhatian dalam Pesan Sidang.

Baca Juga:
KBP2 Polri Resor Sumba Timur Rayakan HUT ke-6 dengan Aksi Sosial dan Ajakan Jaga Keamanan

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *