GKS mengajak pemerintah, gereja, Yayasan Pendidikan Masehi (YAPMAS), dan seluruh lembaga pendidikan membangun gerakan bersama untuk meningkatkan kemampuan membaca anak sejak usia dini sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Dalam bidang politik, gereja mengajak partai politik dan para politisi mengembalikan politik sebagai sarana memperjuangkan kepentingan umum, bukan sekadar perebutan kekuasaan.
GKS juga menegaskan komitmennya memberikan pendidikan politik kepada warga jemaat agar mampu berpartisipasi secara etis, bersih, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.
Menutup Pesan Sidang Sinode Ke-44, GKS menyatakan solidaritas kepada masyarakat dunia yang sedang menghadapi peperangan, aneksasi wilayah, dan krisis kemanusiaan.
Melalui dokumen tersebut, gereja menyerukan penghentian segala bentuk kekerasan serta mengajak pemerintah, tokoh agama, lembaga adat, pelaku usaha, dan masyarakat sipil memperkuat kolaborasi demi mewujudkan Sumba yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


