iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab SBD Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Sekda Tekankan Pancasila sebagai Jangkar Moral Bangsa

200
1008898773
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. Etmundus N. Nau, saat membacakan pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia pada upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Sumba Barat Daya, Senin (1/6/2026). (Foto: Prokopim Sumba Barat Daya)
  • Bagikan

Tambolaka, RakyatSumba.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat Daya (SBD) menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Bupati Sumba Barat Daya, Senin (1/6/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten SBD.

Bertindak sebagai inspektur upacara, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. Etmundus N. Nau, memimpin langsung jalannya rangkaian peringatan yang menjadi momentum penguatan nilai kebangsaan tersebut.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Dalam amanatnya, Sekda membacakan pidato tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia. Pesan utama yang disampaikan menegaskan bahwa Pancasila tetap menjadi fondasi kehidupan berbangsa di tengah dinamika global yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.

“Indonesia tetap berdiri kokoh sebagai contoh nyata bagaimana keberagaman dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan. Pancasila adalah jangkar moral dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga perubahan geopolitik,” ujar Sekda saat membacakan amanat tersebut.

Pidato itu juga menegaskan posisi Indonesia dalam kancah internasional melalui prinsip politik luar negeri bebas aktif serta semangat kemanusiaan sebagaimana termaktub dalam sila kedua Pancasila. Indonesia disebut terus menunjukkan kontribusi melalui diplomasi, pengiriman pasukan perdamaian, hingga konsistensi mendorong nilai keadilan bagi bangsa-bangsa di dunia.

Lebih lanjut, generasi muda dan seluruh penyelenggara negara diingatkan agar tidak menjadikan Pancasila sebatas simbol atau slogan formalitas. Nilai-nilai Pancasila disebut harus terus dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:
Polres Sumba Timur Bantu Warga Padadita dengan 10.000 Liter Air Bersih

“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” demikian salah satu pesan dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan.

Selain itu, terdapat tiga penekanan yang ditujukan kepada para kepala daerah dan seluruh unsur pemerintahan, yakni memastikan kebijakan publik berbasis keadilan sosial, menjaga inklusivitas agar tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal, serta memperkuat langkah melawan intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu keharmonisan bangsa.

Baca Juga:
Bupati SBD Dorong Pemuda jadi Agen Perubahan, GEMPAR Dinilai Kunci Kemajuan Daerah

Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, disertai pekikan “Merdeka!” yang menggema di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya sebagai simbol komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *