Lebih lanjut, generasi muda dan seluruh penyelenggara negara diingatkan agar tidak menjadikan Pancasila sebatas simbol atau slogan formalitas. Nilai-nilai Pancasila disebut harus terus dihidupkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” demikian salah satu pesan dalam amanat Kepala BPIP yang dibacakan.
Selain itu, terdapat tiga penekanan yang ditujukan kepada para kepala daerah dan seluruh unsur pemerintahan, yakni memastikan kebijakan publik berbasis keadilan sosial, menjaga inklusivitas agar tidak ada kelompok masyarakat yang tertinggal, serta memperkuat langkah melawan intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu keharmonisan bangsa.
Upacara kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan negara, disertai pekikan “Merdeka!” yang menggema di halaman Kantor Bupati Sumba Barat Daya sebagai simbol komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


