iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Tagih Utang Babi Rp7 Juta Berujung Maut, Petani di Sumba Barat Daya Tewas Dibacok

200
ilustrasi
Ilustrasi
  • Bagikan

Tambolaka, RakyatSUMBA.ID – Perselisihan akibat utang piutang berujung tragedi berdarah di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seorang petani bernama Novrianus Kaka alias Novri (37) tewas setelah diduga dibacok menggunakan parang oleh empat orang di Kampung Ngila Mangi, Desa Kahale, Kecamatan Kodi Balaghar, Minggu (12/7/2026) petang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Korban yang merupakan warga Desa Analewe, Kecamatan Kodi Bangedo, mengalami luka bacok di sejumlah bagian tubuh hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berawal dari Menagih Sisa Utang Babi Rp7 Juta

Berdasarkan informasi yang diperoleh kepolisian, Novrianus bersama tiga rekannya mendatangi Kampung Bikaha, Desa Kahale, untuk menagih sisa utang pembelian seekor babi kepada seorang warga bernama Ama Reta.

Nilai transaksi babi tersebut mencapai Rp15 juta, namun baru dibayar Rp7 juta. Karena pembayaran telah melewati batas waktu yang disepakati, korban datang untuk menagih sisa utang sebesar Rp7 juta.

Korban berangkat bersama Nikodemus Tanggu Bara (24), Dedu Mone (18), dan Daud Ndara Jama (43). Sebelum berangkat, mereka diketahui sempat mengonsumsi minuman keras.

Baca Juga:
Cabuli dan Rampas Harta WNA Australia, Pelajar di Sumba Barat Daya Terancam 12 Tahun Penjara

Cekcok Berujung Aksi Kekerasan

Sesampainya di rumah pihak yang ditagih, terjadi adu mulut antara korban dan para terduga pelaku.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *