Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga meminta agar pekerjaan pembangunan jembatan gantung dihentikan sementara sampai proses hukum selesai dilakukan.
Menurutnya, desain jembatan yang dibangun dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Desain jembatan ini sangat tidak relevan dengan kondisi lapangan, sehingga berpotensi menimbulkan kelalaian dan korban jiwa,” tegas Thimo Ragga.
Kapolsek Lamboya disebut akan menindaklanjuti proses hukum terkait insiden tersebut.
Sementara itu, Kasat Pol PP Sumba Barat turut menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan harus memenuhi standar kualitas dan keamanan yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat juga memastikan akan memberikan perhatian dan bantuan penuh kepada para korban.
Usai meninjau lokasi kecelakaan, Wakil Bupati melanjutkan agenda kerja dengan mengunjungi sejumlah sekolah di Kecamatan Lamboya.
Kunjungan pertama dilakukan di SD Matanyira. Dalam kesempatan itu, Thimo Ragga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan di Sumba Barat.
Agenda kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Lamboya. Di hadapan para guru dan siswa, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menerapkan disiplin, literasi dan numerasi secara konsisten.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


