iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wakil Bupati Sumba Barat Tinjau Jembatan Gantung Roboh di Lamboya, Soroti Keselamatan Infrastruktur

200
wabup sumba barat
Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga meninjau jembatan gantung di kawasan Hotel Ngalung Kalla, Rabu (13/5/2026). (Foto: Prokopim Sumba Barat)
  • Bagikan

Waikabubak, RakyatSumba.ID – Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, melakukan kunjungan kerja intensif di Kecamatan Lamboya dengan meninjau langsung lokasi robohnya jembatan gantung di kawasan Hotel Ngalung Kalla yang menyebabkan empat orang mengalami luka-luka.

Dalam peninjauan, Rabu (13/5/2026) tersebut, Wakil Bupati didampingi Kasat Pol PP Sumba Barat, Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja, Kapolsek Lamboya, Camat Lamboya Barat, Kepala Desa Patiala Dete, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Peristiwa robohnya jembatan gantung itu mengakibatkan dua korban mengalami luka ringan, sementara dua korban lainnya menderita luka berat.

Korban luka berat dilaporkan mengalami kondisi kritis berupa cedera kepala, luka pada wajah, patah tulang tangan dan kaki, serta sejumlah luka robek lainnya.

Baca Juga:
Sengketa Adat Berujung Maut di SBD, Dua Pelaku Ditangkap Polisi, Satu Masih Buron

Sebelum meninjau lokasi kejadian, Wakil Bupati terlebih dahulu mengunjungi korban di RSUD Kabupaten Sumba Barat guna memastikan penanganan medis berjalan optimal.

Namun, pihak rumah sakit menyampaikan bahwa para korban telah dipulangkan oleh pihak hotel untuk menjalani perawatan alternatif dengan bantuan dukun, meski beberapa korban masih dalam kondisi kritis.

Menanggapi hal tersebut, Thimo Ragga berharap para korban tetap mendapatkan penanganan medis lanjutan demi keselamatan dan pemulihan kesehatan mereka.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati juga meminta agar pekerjaan pembangunan jembatan gantung dihentikan sementara sampai proses hukum selesai dilakukan.

Menurutnya, desain jembatan yang dibangun dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

“Desain jembatan ini sangat tidak relevan dengan kondisi lapangan, sehingga berpotensi menimbulkan kelalaian dan korban jiwa,” tegas Thimo Ragga.

Kapolsek Lamboya disebut akan menindaklanjuti proses hukum terkait insiden tersebut.

Sementara itu, Kasat Pol PP Sumba Barat turut menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan harus memenuhi standar kualitas dan keamanan yang berlaku agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat juga memastikan akan memberikan perhatian dan bantuan penuh kepada para korban.

Usai meninjau lokasi kecelakaan, Wakil Bupati melanjutkan agenda kerja dengan mengunjungi sejumlah sekolah di Kecamatan Lamboya.

Kunjungan pertama dilakukan di SD Matanyira. Dalam kesempatan itu, Thimo Ragga menekankan pentingnya peningkatan kemampuan literasi dan numerasi sebagai fondasi utama peningkatan kualitas pendidikan di Sumba Barat.

Agenda kemudian dilanjutkan ke SMP Negeri 1 Lamboya. Di hadapan para guru dan siswa, Wakil Bupati mengajak seluruh elemen pendidikan untuk menerapkan disiplin, literasi dan numerasi secara konsisten.

“Dengan demikian, kita dapat menciptakan pendidikan yang lebih baik dan berdaya saing,” ujarnya.

Kunjungan kerja ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam menangani persoalan keselamatan infrastruktur sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *