Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

WALHI NTT Kritik Polres Sumba Timur, Kasus Tambang Emas Ilegal Dinilai Mandek

200
Yulianto WALHI NTT
Yulianto Behar Nggali Mara

Kupang RakyatSumba.ID Wahana Lingkungan Hidup Indonesia(WALHI Nusa Tenggara Timur(NTT melontarkan kritik terhadap Kepolisian Resor(Polres Sumba Timur terkait penanganan kasus tambang emas ilegal di wilayah penyangga Taman Nasional Laiwanggi Wanggameti

WALHI menilai proses hukum kasus tersebut tidak berjalan transparan dan terkesan mandek meskipun sebelumnya aparat kepolisian telah mengamankan sejumlah pelaku di lokasi tambang ilegal.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang  Klik Disini
Baca Juga
Cegah Penyakit Ternak BKHIT NTT dan Pemda SBD Musnahkan 2 Kerbau Ilegal dari NTB

Hingga saat ini publik disebut belum memperoleh informasi yang jelas mengenai perkembangan penanganan kasus termasuk status hukum para pelaku tahapan penyidikan hingga kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih besar

“Kami melihat ada indikasi kuat bahwa penanganan kasus tambang emas ilegal ini berjalan tidak transparan dan cenderung mandek Publik berhak tahu sejauh mana proses hukum berjalan,” ujar perwakilan WALHI NTT Yulianto Behar Nggali Mara Minggu(19/4/2026

Menurut WALHI kondisi ini mencerminkan lemahnya transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum Mereka juga mempertanyakan apakah aparat telah menetapkan tersangka serta mengusut aktor intelektual maupun pemodal di balik praktik tambang ilegal tersebut

WALHI menegaskan bahwa aktivitas tambang emas ilegal di kawasan hulu daerah aliran sungai(DAS merupakan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan