iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

WALHI NTT Kritik Polres Sumba Timur, Kasus Tambang Emas Ilegal Dinilai Mandek

200
Yulianto WALHI NTT
Yulianto Behar Nggali Mara
  • Bagikan

Selain berpotensi merusak ekosistem, aktivitas tersebut juga dinilai mengancam ketersediaan air bersih, melemahkan ketahanan pangan, serta membahayakan keselamatan warga di wilayah Sumba Timur.

Lambannya penanganan kasus, lanjut WALHI, berisiko menimbulkan dampak lanjutan seperti peluang bagi pelaku untuk kembali beroperasi, melemahkan efek jera, serta menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Sambut HUT ke-25, Kader Demokrat SBD Turun ke Jalan, Warga: Baru Partai Ini yang Turun Nyata!

“Jika aparat tidak serius menuntaskan kasus ini secara terbuka, maka wajar publik mempertanyakan integritas penegakan hukum. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah, tetapi tumpul terhadap pelaku bermodal besar,” tegasnya.

Sebagai bentuk desakan, WALHI NTT meminta Polres Sumba Timur segera membuka informasi perkembangan kasus kepada publik, termasuk jumlah tersangka, pasal yang dikenakan, serta progres penyidikan.

Mereka juga mendesak agar penyelidikan dilakukan secara menyeluruh hingga menyasar aktor intelektual dan pemodal di balik tambang ilegal, serta memastikan tidak ada praktik tebang pilih dalam penegakan hukum.

WALHI menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan membuka kemungkinan membawa persoalan tersebut ke tingkat yang lebih tinggi apabila tidak ada kejelasan dari aparat di daerah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *