Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Tak Lagi jadi Masalah, Lahan Konflik di Sumba Barat Daya Disiapkan Masuk TORA 2026

200
GTRA SBD
Rapat Koordinasi (Rakor) Awal Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) yang digelar Kantor Pertanahan SBD di Aula Ruang Rapat Bupati, Selasa (28/04/2026). (Foto: Dok. Kominfo Sumba Barat Daya)
  • Bagikan

Tambolaka RakyatSumba.ID – Lahan konflik di Kabupaten Sumba Barat Daya(SBD yang selama ini kerap menjadi persoalan kini disiapkan masuk dalam program Tanah Objek Reforma Agraria(TORA tahun 2026

Langkah ini menjadi fokus dalam Rapat Koordinasi(Rakor Awal Gugus Tugas Reforma Agraria(GTRA yang digelar Kantor Pertanahan SBD di Aula Ruang Rapat Bupati Selasa(28/04/2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
Mau usaha anda di lihat ribuan orang  Klik Disini
Baca Juga
Bupati SBD Dorong Pemuda jadi Agen Perubahan GEMPAR Dinilai Kunci Kemajuan Daerah

Rakor tersebut mengusung tema “Optimalisasi Tanah Objek Reforma Agraria(TORA pada Kawasan Transmigrasi melalui Penataan Aset dan Akses”

Kepala Kantor Pertanahan SBD Yusak H.T Benu menegaskan bahwa GTRA dibentuk untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan berbagai hambatan pelaksanaan reforma agraria

“Fokus kita adalah percepatan pelaksanaan sinkronisasi program lintas sektor penyelesaian konflik agraria pemberdayaan ekonomi masyarakat serta kolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” ujarnya saat dihubungi Jumat(30/04/2026

Menurutnya pada tahun 2026 lahan hasil penyelesaian konflik di kawasan transmigrasi akan dijadikan sebagai potensi utama TORA

Hal ini dilakukan agar tanah yang sebelumnya bermasalah dapat memiliki kepastian hukum sekaligus memberi nilai tambah bagi masyarakat

Baca Juga
Cegah Penyakit Ternak BKHIT NTT dan Pemda SBD Musnahkan 2 Kerbau Ilegal dari NTB

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan