Soal PPPK Paruh Waktu di Sumba Tengah, Wabup: Tinggal Delapan Orang yang Belum Dapat SK

1009226848
Wakil Bupati Sumba Tengah, Marthinus Umbu Djoka. (Foto: Dok. Ist)
  • Bagikan

Waibakul, RakyatSumba.ID – Wakil Bupati Sumba Tengah, Marthinus Umbu Djoka, menyebut sebagian besar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu di Kabupaten Sumba Tengah telah menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan.

Menurut dia, saat ini hanya tersisa delapan orang yang belum memperoleh SK karena masih terdapat persoalan yang perlu diselesaikan.

Hal itu disampaikan Marthinus kepada wartawan usai peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) Waibakul KSP Kopdit Pintu Air di Jalan Trans Waibakul–Waingapu, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Kabupaten Sumba Tengah, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (18/6/2026).

“Tinggal delapan orang saja yang belum terima SK,” kata Marthinus.

Ia menegaskan, secara umum proses penerbitan SK bagi PPPK Paruh Waktu telah berjalan.

“Semua sudah dapat SK yang paruh waktu. Hanya tinggal delapan yang belum,” ujarnya.

Namun, Marthinus belum menjelaskan secara rinci persoalan yang menyebabkan delapan orang tersebut belum menerima SK pengangkatan.

Ia hanya menyebut masih ada kendala yang sedang diproses.

Selain menanggapi soal SK PPPK, Marthinus juga menjawab pertanyaan terkait keluhan gaji guru PPPK Paruh Waktu sebesar Rp600.000 yang sebelumnya sempat menjadi perhatian.

Menurut dia, kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan pemerintah daerah membayar sesuai standar yang diharapkan.

“Ya, kan kita kurang. Bayar sesuai UMR tidak bisa,” ucapnya.

Karena keterbatasan tersebut, pemerintah daerah untuk sementara melakukan penyesuaian.

“Jadi akhirnya yang penting kerja saja Senin, Rabu. Sementara nanti kalau sudah membaik kita punya dana transfer dari pusat, kita bisa bayar kembali sesuai UMR,” kata Marthinus.

Ia menjelaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah dipengaruhi kondisi dana transfer dari pemerintah pusat dan kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih terbatas.

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, lanjut dia, berharap kondisi keuangan daerah dapat membaik sehingga kewajiban terhadap tenaga yang bekerja di sektor pelayanan publik bisa dipenuhi secara bertahap. (rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version