Soal PPPK Paruh Waktu di Sumba Tengah, Wabup: Tinggal Delapan Orang yang Belum Dapat SK

1009226848
Wakil Bupati Sumba Tengah, Marthinus Umbu Djoka. (Foto: Dok. Ist)
  • Bagikan

Menurut dia, kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan pemerintah daerah membayar sesuai standar yang diharapkan.

“Ya, kan kita kurang. Bayar sesuai UMR tidak bisa,” ucapnya.

Baca Juga:
Bupati SBD Dorong Pemuda jadi Agen Perubahan, GEMPAR Dinilai Kunci Kemajuan Daerah

Karena keterbatasan tersebut, pemerintah daerah untuk sementara melakukan penyesuaian.

“Jadi akhirnya yang penting kerja saja Senin, Rabu. Sementara nanti kalau sudah membaik kita punya dana transfer dari pusat, kita bisa bayar kembali sesuai UMR,” kata Marthinus.

Baca Juga:
Pemkab Sumba Barat Kick-off Penyusunan Strategi Sanitasi 2026, Perkuat Layanan Dasar Masyarakat

Ia menjelaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah dipengaruhi kondisi dana transfer dari pemerintah pusat dan kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih terbatas.

Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, lanjut dia, berharap kondisi keuangan daerah dapat membaik sehingga kewajiban terhadap tenaga yang bekerja di sektor pelayanan publik bisa dipenuhi secara bertahap. (rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version