Menurut dia, kondisi fiskal daerah saat ini belum memungkinkan pemerintah daerah membayar sesuai standar yang diharapkan.
“Ya, kan kita kurang. Bayar sesuai UMR tidak bisa,” ucapnya.
Karena keterbatasan tersebut, pemerintah daerah untuk sementara melakukan penyesuaian.
“Jadi akhirnya yang penting kerja saja Senin, Rabu. Sementara nanti kalau sudah membaik kita punya dana transfer dari pusat, kita bisa bayar kembali sesuai UMR,” kata Marthinus.
Ia menjelaskan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah dipengaruhi kondisi dana transfer dari pemerintah pusat dan kapasitas Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih terbatas.
Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah, lanjut dia, berharap kondisi keuangan daerah dapat membaik sehingga kewajiban terhadap tenaga yang bekerja di sektor pelayanan publik bisa dipenuhi secara bertahap. (rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


