iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

KMP Cakalang Kembali Beroperasi di SBD, Bupati Ratu Wulla Minta Tiket Dijual Online

200
1008757214
Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla resmikan pengoperasian kembali KMP Cakalang di Pelabuhan Waikelo, pada Minggu (24/5/2026). (Foto: Yanto Tena/RakyatSumba.ID)
  • Bagikan

Tambolaka, RakyatSumba.ID – Setelah sempat berhenti beroperasi sejak November 2023 akibat kerusakan Dermaga Ferry Waikelo, KMP Cakalang akhirnya resmi kembali melayani lintasan Waikelo-Sape, Minggu (24/5/2026).

Pengoperasian kembali kapal penyeberangan tersebut ditandai dengan pelepasan keberangkatan perdana dari Pelabuhan Waikelo, Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Sape, Suryanto Purnomo mengatakan, terakhir kali KMP Cakalang melayani lintasan Sape-Waikelo pada 19 November 2023 sebelum dermaga mengalami kerusakan.

Menurutnya, setelah proses rehabilitasi Pelabuhan Waikelo selesai dilakukan, KMP Cakalang kini kembali dioperasikan guna mendukung mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi dan pariwisata.

Baca Juga:
Wakil Bupati Sumba Timur Hadiri Pemekaran Jemaat GKS Payeti Cabang Kalu dan Pentahbisan Pendeta

“Dengan beroperasinya kembali KMP Cakalang, diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Sumba,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten SBD, yang telah mendukung pemulihan operasional lintasan penyeberangan tersebut.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Waikelo, Tonny E. Bokty mengatakan kehadiran kembali KMP Cakalang di lintasan Waikelo-Sape diharapkan mampu memperkuat konektivitas transportasi laut antarwilayah.

“Beroperasinya kembali KMP Cakalang tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian serta mempererat hubungan masyarakat antara Sumba dan Bima,” ujar Tonny.

Baca Juga:
Polres Sumba Timur Bantu Warga Padadita dengan 10.000 Liter Air Bersih

Di sisi lain, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menegaskan bahwa pengoperasian kembali lintasan Waikelo-Sape memiliki arti strategis bagi pembangunan daerah.

Menurutnya, jalur penyeberangan tersebut menjadi urat nadi logistik penting untuk mendukung distribusi hasil pertanian, peternakan, perikanan hingga perdagangan masyarakat antara Provinsi NTT dan NTB.

“Melalui konektivitas laut yang kembali pulih ini, akses pasar bagi hasil produksi masyarakat semakin terbuka luas sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara merata,” ujar Ratu Wulla.

Ia menambahkan, keberadaan lintasan tersebut juga akan memperkuat pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan promosi budaya daerah.

Ratu Wulla juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan kawasan Pelabuhan Waikelo sebagai salah satu gerbang strategis daerah.

Tak hanya itu, kepada PT ASDP Indonesia Ferry beserta seluruh kru kapal, ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.

“Tolong tiketnya bisa dijual lewat online supaya masyarakat mudah mengakses dan membeli tiket lewat online,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Ratu Wulla secara resmi menyatakan lintasan penyeberangan Waikelo-Sape kembali beroperasi dan melepas keberangkatan perdana KMP Cakalang menuju Pelabuhan Sape.

Turut hadir Wakil Bupati SBD Dominikus Alphawan Rangga Kaka, pimpinan DPRD Kabupaten SBD Thomas Tanggu Dendo dan Yus Bora, Sekretaris Daerah Kabupaten SBD Etmundus N Nau, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten SBD Agustinus Lamunde, Camat Kota Tambolaka Dominggus Moda, serta sejumlah tokoh masyarakat dan unsur terkait lainnya. (rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *