“Beroperasinya kembali KMP Cakalang tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat, tetapi juga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian serta mempererat hubungan masyarakat antara Sumba dan Bima,” ujar Tonny.
Di sisi lain, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla menegaskan bahwa pengoperasian kembali lintasan Waikelo-Sape memiliki arti strategis bagi pembangunan daerah.
Menurutnya, jalur penyeberangan tersebut menjadi urat nadi logistik penting untuk mendukung distribusi hasil pertanian, peternakan, perikanan hingga perdagangan masyarakat antara Provinsi NTT dan NTB.
“Melalui konektivitas laut yang kembali pulih ini, akses pasar bagi hasil produksi masyarakat semakin terbuka luas sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan secara merata,” ujar Ratu Wulla.
Ia menambahkan, keberadaan lintasan tersebut juga akan memperkuat pelayanan publik, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, pariwisata, dan promosi budaya daerah.
Ratu Wulla juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan kawasan Pelabuhan Waikelo sebagai salah satu gerbang strategis daerah.
Tak hanya itu, kepada PT ASDP Indonesia Ferry beserta seluruh kru kapal, ia meminta agar pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


