Diundang Acara 40 Hari, Oknum Pengacara Malah Diduga Jadi Korban Pengeroyokan di Sumba Barat Daya

1010368264
Ilustrasi pengeroyokan di sebuah acara. (Foto: ChatGPT)
  • Bagikan

Sementara kelompok kedua disebut ditempati oleh AK, MYK, YBK dan beberapa orang lainnya.

“Situasi saat korban dan saksi yang bersama ditemui sudah diwarnai dengan kegiatan miras sambil karaoke,” kata Meltripaul, Senin (17/8/2026).

Menurut Meltripaul, sekitar pukul 02.00 WITA, seorang oknum anggota Polres Sumba Barat Daya berinisial ML datang dan bergabung dengan kelompok tersebut.

Tidak lama kemudian, persoalan muncul terkait kunci mobil dan telepon genggam milik Meltripaul.

Meltripaul mengatakan, kunci mobil miliknya saat itu berada dalam penguasaan AK. Sementara telepon genggam miliknya digunakan oleh YBK untuk karaoke.

Karena hendak pulang, Meltripaul kemudian meminta telepon genggam tersebut dikembalikan.

Namun, situasi disebut mulai memanas ketika AK belum bersedia meninggalkan lokasi meski telah diajak pulang berulang kali.

Menurut Meltripaul, perdebatan tersebut kemudian membuat YBK berdiri, menegur dan mendekatinya.

Baca Juga:
Guru di Sumba Barat Daya Ditangkap, Diduga Timbun Ratusan Liter BBM Subsidi

Dalam situasi tersebut, ML disebut berusaha menahan atau memeluk tubuh YBK.

Tidak lama kemudian, ADBK diduga datang dari arah depan dan melakukan pemukulan ke arah mulut Meltripaul menggunakan kepalan tangan kanan.

Baca Juga:
Polres Sumba Timur Amankan Tiga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Taman Nasional Matalawa

Akibat kejadian tersebut, Meltripaul mengaku mengalami luka pada bagian mulut hingga mengeluarkan darah.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version