Waingapu, RakyatSumba.ID – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Nusa Tenggara Timur (NTT) menyoroti rencana pembangunan tambak udang skala besar di Kabupaten Sumba Timur yang dinilai mengancam keselamatan ekologis dan ruang hidup masyarakat.
Proyek tambak udang tersebut direncanakan mencakup luasan sekitar 2.000 hingga 2.150 hektar di Desa Palakahembi dan Kelurahan Watumbaka, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur.
WALHI NTT menilai proyek itu bukan sekadar pembangunan biasa, melainkan ekspansi industri berskala besar yang berpotensi mengubah bentang alam sabana di Sumba Timur secara permanen.
“Proyek tambak udang skala besar di Sumba Timur ini memperlihatkan bagaimana kepentingan investasi kembali ditempatkan di atas keselamatan rakyat dan lingkungan,” tegas Divisi Hukum WALHI NTT, Yulianto Behar Nggali Mara, dalam keterangannya, Jumat (15/5/2026).
Menurut WALHI NTT, sabana di Sumba bukanlah lahan kosong yang bebas dialihfungsikan. Kawasan tersebut memiliki fungsi ekologis penting, mulai dari menyimpan karbon, menjaga keseimbangan tata air, melindungi struktur tanah, hingga menjadi habitat berbagai flora dan fauna.
Selain itu, sabana juga menjadi ruang hidup masyarakat untuk menggembalakan ternak serta mempertahankan tradisi budaya secara turun-temurun.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


