Waingapu, RakyatSumba.ID – Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang resmi memperpanjang kerja sama melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama (MoU) yang berlangsung di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia, peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan kapasitas aparatur daerah.
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali hadir didampingi Sekretaris Daerah, para asisten, Kepala Dinas Pariwisata, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.
Sementara rombongan Universitas Tribhuwana Tunggadewi dipimpin langsung oleh Rektor UNITRI, Dodi Wirawan Irawanto bersama Kepala PUSDIWASBANG UNITRI Agustinus Ghunu serta Kepala Biro Kemahasiswaan Fendiyatmi Kusufa.
Dalam sambutannya, Umbu Lili Pekuwali menyampaikan apresiasi atas komitmen UNITRI yang selama ini konsisten mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sumba Timur melalui berbagai program pendidikan dan pemberian beasiswa bagi putra-putri daerah.
Menurutnya, kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam membuka akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi generasi muda Sumba Timur agar mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Di hadapan jajaran pemerintah daerah dan civitas akademika, Rektor UNITRI Malang, Prof Dodi Wirawan Irawanto mengatakan hubungan antara UNITRI dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur bukan sekadar hubungan kelembagaan, melainkan kemitraan yang telah terjalin erat selama bertahun-tahun.
“Kami datang bukan sebagai orang baru, melainkan sebagai sahabat lama yang ingin terus merawat tali persaudaraan, kehangatan, dan kepercayaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kedatangan pihak UNITRI ke Sumba Timur tidak hanya untuk melaksanakan penandatanganan MoU, tetapi juga menjadi ruang dialog mengenai berbagai peluang pengembangan daerah melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara sinergis.
Prof Dodi mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 285 mahasiswa asal Kabupaten Sumba Timur yang sedang menempuh pendidikan di UNITRI Malang pada berbagai program studi.
Mayoritas mahasiswa tersebut merupakan penerima beasiswa penuh, sementara sebagian lainnya memperoleh beasiswa 50 persen maupun penghargaan atas prestasi akademik dan organisasi kemahasiswaan.
Menurutnya, mahasiswa asal Sumba Timur tidak hanya dikenal karena status penerima beasiswa, tetapi juga karena intelektualitas dan daya kritis yang kuat.
“Mereka tidak berhenti pada kritik semata, tetapi terarah pada pembangunan yang positif,” katanya.
Ia menambahkan, setiap mahasiswa asal Sumba Timur merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.
“Mereka datang ke Malang bukan hanya untuk meraih gelar sarjana, tetapi untuk membentuk karakter, memperluas jejaring, dan mengasah kompetensi profesional serta kepekaan sosial,” jelasnya.
Dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi, UNITRI juga berkomitmen untuk terus mengembangkan kerja sama melalui riset terapan, program pengabdian masyarakat, pendampingan UMKM dan petani, penguatan kapasitas aparatur pemerintah daerah, hingga pengembangan desa wisata unggulan.
Melalui perpanjangan MoU tersebut, diharapkan hubungan kerja sama antara UNITRI Malang dan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur semakin kuat serta mampu menghadirkan berbagai program strategis yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan percepatan pembangunan daerah di Kabupaten Sumba Timur. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


