iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Yohanis Dade Tegur Pelayanan IGD RSUD Waikabubak, Minta Tak Ada Lagi Pembiaran Pasien

200
bupati sumba barat
Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH meninjau RSUD Waikabubak terkait pelayanan kesehatan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Sabtu (16/5/2026). (Foto: Prokopim Sumba Barat)
  • Bagikan

Waikabubak, RakyatSumba.ID – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH menggelar rapat evaluasi bersama para dokter RSUD Waikabubak terkait pelayanan kesehatan, khususnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Sabtu (16/5/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Sumba Barat Daniel Umbu Sunga, S.STP., M.Tr.I.P, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BKPSDM serta jajaran manajemen RSUD Waikabubak.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Banyak Berkas Ditolak karena IPK, Pemkab SBD Upayakan Review Ulang Perbup Beasiswa

Dalam arahannya, Bupati Yohanis Dade menyoroti adanya dugaan pembiaran terhadap pasien dalam kondisi gawat darurat yang dinilai tidak boleh kembali terjadi di lingkungan rumah sakit milik pemerintah daerah tersebut.

“Jika ada pasien gawat darurat, segera panggil dokter yang bersangkutan untuk menangani pasien. Jangan ada pembiaran terhadap pasien,” tegas Bupati.

Ia meminta seluruh tenaga medis bekerja sigap dan tidak mengambil keputusan sendiri tanpa koordinasi yang jelas demi keselamatan pasien.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga etika profesi dan tanggung jawab sebagai tenaga kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat tetap maksimal.

“Siapapun orangnya harus dilayani dengan baik. Saya butuh dokter yang beretika dan bertanggung jawab, jangan sampai merusak citra RSUD Waikabubak,” ujarnya.

Baca Juga:
WALHI NTT Soroti Tambak Udang 2.000 Hektar di Sumba Timur: Ancam Sabana hingga Krisis Air Bersih

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *