iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bawaslu Sumba Barat Gandeng GAMKI, Teken MoU Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu dan Pilkada

200
1009148726
Bawaslu Sumba Barat dan GAMKI Teken MoU Pengawasan Partisipatif Pemilu. (Foto: Dok. Ist)
  • Bagikan

Waikabubak, RakyatSumba.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Barat resmi menjalin kerja sama dengan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Sumba Barat melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang penguatan pengawasan partisipatif Pemilu dan Pilkada.

Penandatanganan MoU tersebut berlangsung di Kantor Bawaslu Kabupaten Sumba Barat pada Rabu (10/6/2026).

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Kesepakatan kerja sama ditandatangani langsung oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Pdt. Papi B. Ndjurumana, bersama Ketua GAMKI Kabupaten Sumba Barat, Samuel Dato Mesa.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Sri Demi Alumina Br. Bangun, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Sumba Barat Benyamin UK Yewang, Sekretaris GAMKI Kabupaten Sumba Barat Alpian Otni Magho, serta jajaran pengurus GAMKI Kabupaten Sumba Barat.

Baca Juga:
Rekening dan Sertifikat PIP Dibagikan, Orang Tua Siswa di Wanukaka Diingatkan Gunakan Bantuan untuk Pendidikan

Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Barat, Pdt. Papi B. Ndjurumana, mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan proses demokrasi, khususnya melalui partisipasi generasi muda.

Menurutnya, pengawasan partisipatif merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pelaksanaan pemilu dan pilkada yang jujur, adil, serta berintegritas.

“Pengawasan partisipatif menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas. Karena itu, kolaborasi dengan organisasi kepemudaan seperti GAMKI sangat penting untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu,” ujar Pdt. Papi.

Ia menambahkan, penguatan kolaborasi antara lembaga pengawas pemilu dengan organisasi kepemudaan diharapkan dapat memperkuat fungsi pencegahan terhadap berbagai potensi pelanggaran yang dapat mencederai proses demokrasi.

Sementara itu, Ketua GAMKI Kabupaten Sumba Barat, Samuel Dato Mesa, menyampaikan kesiapan organisasinya untuk mendukung upaya pengawasan demokrasi melalui edukasi politik serta pelibatan aktif generasi muda.

Menurut Samuel, keterlibatan pemuda dalam pengawasan pemilu menjadi bagian penting dalam membangun budaya demokrasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Baca Juga:
Dominggus Dama Resmi Nahkodai PKB SBD, Ketua DPW PKB NTT Tegaskan Bukan Sekadar Pergantian Pengurus

“Kami siap mendukung pengawasan demokrasi melalui edukasi politik dan pelibatan aktif pemuda dalam setiap proses pengawasan. Ini menjadi bentuk kontribusi nyata GAMKI dalam menjaga kualitas demokrasi di Sumba Barat,” katanya.

Melalui MoU tersebut, kedua lembaga sepakat membangun sinergi dalam berbagai program, mulai dari sosialisasi pengawasan partisipatif, pendidikan politik bagi masyarakat, hingga upaya pencegahan pelanggaran pemilu dan pilkada.

Kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengawasan pemilu sekaligus memperkuat kualitas demokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kabupaten Sumba Barat. (rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *