Tambolaka, RakyatSUMBA.ID – Potensi kepengurusan ganda dalam partai politik menjadi perhatian serius Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Perindo Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD). Dalam pertemuan bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) SBD, Perindo meminta penguatan komunikasi dan koordinasi guna mengantisipasi berbagai persoalan menjelang tahapan verifikasi faktual partai politik.
Diskusi yang berlangsung antara jajaran Perindo dan Bawaslu itu menjadi forum penting untuk membahas regulasi kepemiluan, tugas serta fungsi pengawasan yang dijalankan Bawaslu, sekaligus menyerap masukan dari pengurus partai di tingkat daerah.
Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya, Yusup Bora, menegaskan bahwa komunikasi yang baik antara partai politik dan penyelenggara pemilu sangat diperlukan untuk mencegah munculnya persoalan administratif yang dapat menghambat proses verifikasi partai.
“Kami berharap Bawaslu terus membangun komunikasi dengan partai politik sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan lebih awal, terutama terkait verifikasi faktual dan validitas data keanggotaan,” ujarnya.
Kepengurusan Ganda jadi Perhatian
Dalam pertemuan tersebut, Perindo menyoroti persoalan kepengurusan ganda yang kerap menjadi temuan dalam tahapan verifikasi partai politik. Kondisi ini dinilai dapat menimbulkan kendala administratif dan berpotensi merugikan partai apabila tidak diantisipasi sejak dini.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


