Tambolaka, RakyatSumba.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) memastikan akan memberikan bantuan kepada Kontingen Bela Diri Taekwondo yang sukses meraih puluhan medali dalam kejuaraan taekwondo di kantor daerah Kabupaten Sumba Timur.
Kepastian itu disampaikan Ketua Harian KONI SBD, Thomas Tanggu Dendo, saat dihubungi, Minggu (17/5/2026).
Thomas menjelaskan proposal bantuan yang diajukan pihak taekwondo sebenarnya sudah diproses, namun masih terkendala tahapan administrasi sehingga anggaran belum sempat dicairkan sebelum keberangkatan atlet.
“Proposal itu belum ada satu yang dialokasikan anggaran karena masih proses administrasi,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui sempat terjadi insiden saat salah satu orangtua atlet mendatangi rumah Kepala Dispora SBD dan juga rumah dirinya karena kecewa soal bantuan yang belum turun.
“Memang sempat ada orangtua atlet datang marah-marah di rumah Kepala Dispora dan juga di rumah saya. Tapi itu saya anggap bagian dari emosi orangtua yang peduli terhadap anak-anaknya,” ujarnya.
Wakil Ketua I DPRD SBD itu menegaskan hal terpenting saat ini adalah memastikan para atlet tetap mendapatkan perhatian dan dukungan setelah mengharumkan nama daerah.
“Yang paling penting bagaimana anak-anak SBD bisa mempersiapkan diri untuk bertanding dan membawa prestasi,” katanya.
Menurut Thomas, surat permohonan bantuan sebelumnya sudah didisposisi langsung oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.
Namun, nominal bantuan yang diberikan nantinya tidak sepenuhnya sesuai proposal yang diajukan.
“Surat sudah didisposisi oleh bupati, hanya bantuannya tidak seperti dalam proposal. Kita hitung-hitung dorong anggaran sekitar Rp8 juta,” jelas kader Partai NasDem tersebut.
Ia memastikan proses pencairan bantuan kemungkinan mulai berjalan pada pekan depan.
“Memang kemarin biaya ditanggung dulu oleh orangtua. Nanti kalau uang sudah masuk bisa dikembalikan,” katanya.
Thomas menegaskan bantuan tersebut bersumber dari dana KONI yang didorong oleh Pemerintah Kabupaten SBD.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) SBD, John Tende, menegaskan bahwa Dispora hanya bersifat koordinatif dan fasilitatif dalam urusan bantuan cabang olahraga.
Menurutnya, bantuan anggaran untuk cabang olahraga berada di bawah kewenangan KONI sebagai pemegang otoritas.
“Di kantor Dispora tidak ada uang untuk kasih ke cabor taekwondo. Kalau minta bantuan dana harus ditujukan ke Ketua Umum KONI sebagai pemegang otoritas,” ujarnya.
Sebelumnya, Kontingen Bela Diri Taekwondo SBD yang berasal dari Dojang SMPN 1 Kota Tambolaka berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih 8 medali emas, 12 medali perak, dan 11 medali perunggu dalam kejuaraan taekwondo di Sumba Timur.
Selain itu, tiga atlet juga berhasil meraih gelar juara umum.
Meski penuh keterbatasan, para atlet tetap bertanding dengan semangat tinggi setelah seluruh biaya perjalanan, makan, penginapan hingga kebutuhan pertandingan ditanggung secara swadaya oleh para orangtua atlet.
Sabam Taekwondo SBD, Alexander Roninson Kale, sebelumnya mengungkapkan pihaknya hampir membatalkan keberangkatan karena keterbatasan biaya dan belum adanya kepastian bantuan.
Namun semangat para atlet dan dukungan orangtua membuat kontingen tetap berangkat dan akhirnya pulang membawa puluhan medali untuk Kabupaten Sumba Barat Daya. (rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


