Meski harus terhenti di babak kedua setelah kalah angka, atlet tersebut berhasil memperoleh beasiswa pendidikan hingga jenjang S2 sekaligus kesempatan mengikuti pembinaan tinju secara gratis.
“Kami ingin semakin banyak anak muda SBD yang mendapat kesempatan berkembang, baik melalui olahraga maupun pendidikan,” ujarnya.
Pembukaan turnamen turut dihadiri pemerhati pemuda, Jane Natalia Suryanto.
Kepada Wartawan, Jane menilai Sumba Barat Daya memiliki potensi besar karena didominasi oleh penduduk usia muda.
Namun, menurutnya, potensi tersebut perlu dibarengi dengan pembinaan yang berkelanjutan.
“Menurut saya, SBD ini merupakan salah satu kabupaten dengan jumlah penduduk yang paling banyak, dan sebagian besarnya adalah anak muda. Kalau mereka tidak diberdayakan secara optimal, lima tahun ke depan mereka bisa menjadi pemuda yang tertinggal. Kita maunya pemuda yang berada di depan, mampu menggali bakat-bakatnya. Jadi harus bergerak cepat,” ujar Jane.
Ia mengajak seluruh elemen, mulai dari organisasi kepemudaan, yayasan, dunia usaha, hingga pemerintah, untuk bersama-sama membangun ekosistem pembinaan olahraga di Sumba Barat Daya.
Jane berharap semakin banyak kompetisi digelar agar anak-anak muda memiliki ruang untuk mengasah kemampuan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


