“Ada apa-apa kita selesaikan bersama, tidak ada kasat kusut di belakang,” katanya.
Guru besar Ilmu Komunikasi itu juga menegaskan komitmennya membangkitkan Unmaris Sumba menjadi lebih baik, termasuk menyukseskan wisuda 350 mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (25/5/2026).
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan St Yosef Freinademetz, Dra Lidia Dunga Poety mengatakan proses penunjukan Prof Alo tidak berjalan mudah karena di tengah proses tersebut Prof Alo sempat dua kali dirawat di rumah sakit.
Ia menyebut pelantikan yang awalnya dijadwalkan pada 11 Mei 2026 akhirnya dilaksanakan pada 23 Mei 2026 karena mempertimbangkan kondisi kesehatan Prof Alo.
“Kemarin bapak Prof Alo datang ke Sumba kami sangat senang. Puji Tuhan beliau tiba dengan selamat di Sumba karena yang kita buat ini baik dan untuk kemuliaan nama Tuhan,” katanya.
Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyebut pelantikan seorang rektor menjadi titik awal lahirnya semangat dan harapan baru bagi sebuah perguruan tinggi.
Menurutnya, seorang rektor bukan hanya memimpin tata kelola kampus, tetapi juga menentukan arah masa depan generasi muda di daerah.
Ratu Wulla meyakini pengalaman dan kapasitas akademik Prof Alo akan menjadi kekuatan penting dalam membawa Unmaris Sumba semakin maju dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


