Tambolaka, RakyatSumba.ID – Aloysius Liliweri resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Stella Maris (Unmaris) Sumba pada Sabtu (23/5/2026). Pelantikan berlangsung di Aula Fortuna Convention Hall, Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya.
Dosen Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang yang akrab disapa Prof Alo itu dilantik di hadapan jajaran pemerintah daerah, civitas akademika, serta tamu undangan dari berbagai daerah di Pulau Sumba.
Turut hadir dalam acara tersebut Bupati SBD Ratu Ngadu Bonnu Wulla, Wakil Bupati SBD Dominikus Alphawan Rangga Kaka, Sekda SBD Etmundus N. Nau, Camat Kota Tambolaka Dominggus Moda, serta unsur Prokopim SBD.
Hadir pula Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga, Wakil Bupati Sumba Tengah Marthinus Umbu Djoka, Kapolres Sumba Barat AKBP Yohanis Nisa Pewali, perwakilan Polres SBD, Kodim 1629/SBD, personel Brimob Batalion C Pelopor, serta para tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ratu Wulla menyebut pelantikan seorang rektor menjadi titik awal lahirnya semangat dan harapan baru bagi sebuah perguruan tinggi.
Menurutnya, seorang rektor bukan hanya memimpin tata kelola kampus, tetapi juga menentukan arah masa depan generasi muda.
Ia meyakini pengalaman dan kapasitas akademik Prof Aloysius Liliweri akan menjadi kekuatan penting dalam membawa Universitas Stella Maris Sumba semakin maju dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita sangat senang. Tadi saya bersama Pak Wakil dan Pak Sekda sempat berdiskusi, wah keren sekali Prof Alo boleh terpilih jadi rektor di Stella Maris. Hari ini terkonfirmasi bahwa kita punya sosok hebat untuk membangun Sumba Barat Daya lebih baik lagi ke depan,” kata Ratu Wulla.
Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas di SBD.
Ia mengungkapkan angka putus sekolah di SBD masih mencapai sekitar 14 ribu orang dengan rata-rata lama sekolah hanya 6,3 tahun atau setara tamat SD.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten SBD berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program dan dukungan anggaran.
Ratu Wulla menyebut pada tahun 2026 pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp4,08 miliar untuk membantu 735 mahasiswa asal SBD melanjutkan pendidikan Strata 1.
Selain itu, pemerintah daerah juga menargetkan mencetak 100 magister dan 10 doktor selama masa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Bupati.
“Kami sudah siapkan anggaran untuk 100 orang magister dan 10 doktor. Kami ingin memastikan SDM berkualitas lahir dari Sumba Barat Daya untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan Universitas Stella Maris Sumba dalam mendorong percepatan pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga pariwisata.
Menurut Ratu Wulla, Sumba memiliki potensi besar di bidang pariwisata, pertanian, dan perkebunan yang perlu didukung oleh SDM berkualitas.
“Kalau di bidang pariwisata, Bali itu masa lalu, Labuan Bajo masa kini, Sumba masa depan,” katanya.
Sementara itu, Prof Aloysius Liliweri mengaku bersyukur dan senang atas kepercayaan yang diberikan untuk memimpin Universitas Stella Maris Sumba.
Ia meminta seluruh pengelola kampus bersama-sama membangun kampus tersebut dengan keterbukaan dan saling mendukung.
“Ada apa-apa kita selesaikan bersama, tidak ada kasat kusut di belakang,” katanya saat diwawancarai wartawan.
Prof Alo juga menegaskan komitmennya membangkitkan Universitas Stella Maris Sumba menjadi lebih baik, termasuk menyukseskan wisuda 350 mahasiswa yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (25/5/2026). (rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


