WALHI NTT Soroti Tambak Udang 2.000 Hektar di Sumba Timur: Ancam Sabana hingga Krisis Air Bersih

Divisi Hukum WALHI NTT , Yulianto Behar Nggali Mara
Divisi Hukum WALHI NTT , Yulianto Behar Nggali Mara. (Foto: Dok. Istimewa/RakyatSumba.ID)
  • Bagikan

Mereka menyebut manfaat ekonomi lebih banyak dinikmati investor, sementara masyarakat lokal berisiko kehilangan sumber penghidupan tradisional dan menghadapi kerusakan lingkungan berkepanjangan.

Atas dasar itu, WALHI NTT mendesak pemerintah melakukan kajian lingkungan hidup yang independen, transparan, dan melibatkan masyarakat secara penuh.

Baca Juga:
Bupati Yohanis Dade: Polri Garda Terdepan Wujudkan Sumba Barat yang Aman dan Sejahtera

Selain itu, WALHI NTT meminta pemerintah memastikan perlindungan kawasan sabana dan bentang alam karst di Sumba Timur serta mendorong model pembangunan berbasis komunitas yang tidak merusak lingkungan.

“Kesejahteraan tidak dapat dibangun di atas kehancuran lingkungan,” tutup Yulianto. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version