iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya NTT 2026 Diikuti 69 Peserta, Gubernur Melki: Momentum Perkuat Persatuan

200
Karnaval budaya
Tarian yang ditampilkan di titik start karnaval budaya, Kamis (13/8/2026). (Foto: Biro Adpim Setda Provinsi NTT)
  • Bagikan

Gubernur juga mengajak masyarakat mendukung penerapan Jam Belajar Masyarakat pada pukul 18.00 hingga 19.30 WITA.

Program tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang lebih kondusif bagi anak-anak untuk belajar sekaligus mendorong keterlibatan keluarga dalam mendukung pendidikan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Karnaval Budaya jadi Simbol Keberagaman dan Persatuan

Ketua Panitia Pawai Pembangunan dan Karnaval Budaya 2026, Beni Nahak, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar mempertontonkan kemeriahan budaya, pakaian dan kreativitas masyarakat.

Menurut Kepala Dinas PUPR Provinsi NTT tersebut, pawai menjadi ruang refleksi mengenai identitas, asal-usul dan perjalanan masyarakat NTT sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga:
Taklukan Alor di Ronde Pertama, Petinju Asal Sumba Barat Daya Siap Tantang Wakil Timor Leste

“Pawai pembangunan dan karnaval budaya 2026 hendaknya kita maknai sebagai perjalanan simbolik dari keberagaman menuju persatuan, dari identitas menuju kebersamaan, dari kebersamaan menuju kemajuan,” ungkap Beni.

Ia menegaskan, keberagaman suku, etnis, budaya dan agama yang hidup berdampingan di NTT merupakan kekuatan penting dalam pembangunan daerah.

Karena itu, setiap peserta yang mengikuti iring-iringan pawai membawa pesan mengenai pentingnya persatuan serta pembangunan yang tetap berakar pada manusia dan kebudayaan.

Beri Dampak Ekonomi bagi UMKM

Antusiasme masyarakat yang memadati sepanjang rute pawai juga menunjukkan bahwa kegiatan tersebut telah menjadi salah satu agenda yang dinantikan warga.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *