Penganiayaan Berujung Maut di Sumba Barat Daya, Satu Orang Tewas Saat Urusan Adat

Polisi olah TKP di Kampung Patunu Ikit, Desa Waipadi, Kecamatan Kodi Bangedo. (Foto: Yanto Tena/RakyatSumba.ID)
Polisi olah TKP di Kampung Patunu Ikit, Desa Waipadi, Kecamatan Kodi Bangedo. (Foto: Yanto Tena/RakyatSumba.ID)
  • Bagikan

Tambolaka, RakyatSumba.ID — Seorang pria di Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD), Nusa Tenggara Timur (NTT), tewas setelah diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam saat berlangsung pembahasan urusan adat terkait penguburan.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Patunu Ikit, Desa Waipadi, Kecamatan Kodi Bangedo, pada Sabtu (30/5/2026) sekitar pukul 12.00 Wita.

Kasat Reskrim Polres SBD, IPTU Yakobus K. Sanam, mengatakan korban diketahui bernama Martinus Wungo (47), seorang petani asal Desa Watuwona, Kecamatan Kodi.

“Korban diduga mengalami penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Yakobus, Senin (1/6/2026).

Baca Juga:
Polres Sumba Timur Gandeng Gereja Lawan Narkoba, Jemaat Diajak Lindungi Generasi Muda

Berdasarkan keterangan awal kepolisian, kejadian bermula ketika korban bersama sejumlah orang berada di rumah salah satu pelaku untuk membahas urusan adat. Dalam pembahasan itu, korban disebut menyampaikan permintaan terkait hak adat sebagai pihak keluarga dalam prosesi tersebut. Namun, permintaan itu tidak diterima sehingga memicu perdebatan.

Situasi kemudian berubah menjadi konflik saat proses mediasi berlangsung. Salah satu pihak disebut turun dari rumah sambil membawa parang dan menyerang korban. Korban sempat bergerak ke arah belakang rumah, tetapi kembali diserang oleh pelaku lain menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka serius.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version