Lembaga Kemahasiswaan Unkriswina Sumba turut menyampaikan dukungan atas langkah yang diambil oleh pihak universitas dan yayasan.
Ketua Senat Mahasiswa Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Alfan Pindi Amah, mengatakan keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan lingkungan kampus tetap terjaga.
“Langkah ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan bahwa kampus tetap menjadi ruang yang bebas dari segala bentuk pelanggaran moral maupun etik. Kami mengapresiasi sikap tegas yang telah diambil oleh pihak yayasan dan universitas dalam merespons persoalan ini,” ujarnya.
Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan keseriusan institusi dalam menjaga integritas, kredibilitas, serta marwah kampus sebagai ruang pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai etika akademik.
Lembaga Kemahasiswaan juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa dan berbagai pihak yang telah berani menyuarakan aspirasi serta mengawal proses penyelesaian kasus tersebut.
Mereka menilai solidaritas dan keberanian mahasiswa menjadi faktor penting dalam mendorong terciptanya lingkungan akademik yang lebih sehat, aman, dan berintegritas.
Perjuangan yang dilakukan secara kolektif tersebut dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keadilan, kebenaran, dan akuntabilitas di lingkungan perguruan tinggi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


