Pemekaran jemaat juga diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan gereja, terutama bagi warga jemaat yang selama ini berada jauh dari pusat pelayanan.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat turut mengajak seluruh jemaat dan tokoh agama untuk terus bersinergi dalam mendukung pelayanan gereja dan pembangunan daerah.
Menurut pemerintah daerah, kolaborasi antara gereja dan pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Dalam sambutan itu juga disampaikan bahwa di tengah tantangan global dan keterbatasan anggaran, gereja memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran hidup sederhana, bijak, dan tidak terbebani tuntutan adat yang berlebihan.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya bersama untuk menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Sumba Barat.
Mengakhiri sambutannya, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menyampaikan terima kasih kepada Gereja Kristen Sumba (GKS) yang selama ini menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan dan pembinaan masyarakat.
Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kehidupan bergereja sesuai dengan kemampuan daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Sumba Barat Ny. Dra. Dorkas Rita, para tokoh agama, tokoh masyarakat, jajaran pemerintah daerah, serta seluruh jemaat Elo Garo.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


