Kejurnas Pacuan Kuda di Sumba Barat Resmi Ditutup, jadi Pemanasan Menuju PON XXII 2028

bupati sumba barat-2
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Menuju PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi ditutup di Lapangan Gelora Pada Eweta, Kabupaten Sumba Barat, Senin (31/8/2026). (Foto: Prokopim Sumba Barat)
  • Bagikan

Waikabubak, RakyatSUMBA.ID – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Menuju PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi ditutup di Lapangan Gelora Pada Eweta, Kabupaten Sumba Barat, Senin (31/8/2026).

Kejurnas yang berlangsung sejak 24 Agustus 2026 tersebut menjadi momentum penting bagi Sumba Barat untuk menunjukkan potensi olahraga pacuan kuda sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan pariwisata Pulau Sumba.

Baca Juga:
Bupati Yohanis Dade Tinjau Kerusakan Pasca-gempa RSUD Waikabubak, Instruksikan Percepatan Renovasi

Penutupan Kejurnas dihadiri Bupati Sumba Barat Yohanis Dade bersama Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga. Hadir pula jajaran Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, anggota DPRD, pejabat Kementerian Agama serta sejumlah tamu undangan dan pemangku kepentingan.

Wakil Bupati Sumba Barat Thimotius Tede Ragga menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Pusat Federasi Nasional PORDASI Pacu yang telah memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Sumba Barat sebagai tuan rumah Kejurnas.

Menurutnya, kepercayaan tersebut merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah dan masyarakat Sumba Barat.

394 Kuda Ikuti Kejurnas Pacuan Kuda

Kejurnas kali ini mendapat antusiasme tinggi dengan keikutsertaan 394 ekor kuda dari berbagai daerah.

Thimotius mengatakan tingginya partisipasi tersebut menunjukkan bahwa pacuan kuda memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu cabang olahraga prestasi unggulan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version