Kejurnas Pacuan Kuda di Sumba Barat Resmi Ditutup, jadi Pemanasan Menuju PON XXII 2028

bupati sumba barat-2
Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pacuan Kuda Menuju PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi ditutup di Lapangan Gelora Pada Eweta, Kabupaten Sumba Barat, Senin (31/8/2026). (Foto: Prokopim Sumba Barat)
  • Bagikan

Menurut Thimotius, potensi tersebut dapat dikembangkan melalui kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, PORDASI Pacu, pemilik kuda, pelatih, masyarakat adat, pelaku pariwisata, dunia usaha hingga TNI-Polri.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar pacuan kuda tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga mampu menarik wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat lokal.

Dengan pengelolaan yang baik, pacuan kuda tradisional dinilai berpotensi menjadi salah satu ikon olahraga dan pariwisata NTT.

Apresiasi untuk Pemilik Kuda, Joki dan Pelatih

Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Kejurnas, termasuk Pemerintah Provinsi NTT, PORDASI, panitia penyelenggara, aparat keamanan, tenaga kesehatan dan para juri.

Penghargaan khusus juga diberikan kepada para pemilik kuda, pelatih, joki dan perawat kuda yang telah mempersiapkan kuda-kuda terbaik untuk berlaga dalam kompetisi.

Kepada seluruh kontingen yang akan kembali ke daerah masing-masing, Wakil Bupati berpesan agar menjaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan serta membawa pengalaman dan kesan positif dari Sumba Barat.

Baca Juga:
Pemkab Sumba Barat Apresiasi Pemekaran GKS Jemaat Elo Garo dan Pentahbisan Pendeta Baru

Penutupan Kejurnas Pacuan Kuda di Lapangan Gelora Pada Eweta menandai berakhirnya rangkaian kompetisi yang berlangsung selama sepekan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version