iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Wabup Sumba Barat Hadiri Rakor Sinergi Pendidikan Tinggi dan Pemda untuk Akselerasi Pembangunan

200
wabup sumba barat
Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, menghadiri Rapat Koordinasi Terpadu (Rakor) Pimpinan Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Hotel Harper Kupang, Selasa (5/5/2026). (Foto: Dok. Prokopim Sumba Barat)
  • Bagikan

Kupang, RakyatSumba.ID – Wakil Bupati Sumba Barat, Thimo Ragga, menghadiri Rapat Koordinasi Terpadu (Rakor) Pimpinan Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah se-Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang digelar di Hotel Harper Kupang, Selasa (5/5/2026).

Rakor bertema “Membangun Sinergitas Pendidikan Tinggi, Pemerintah Daerah dan Industri dalam Rangka Akselerasi Pembangunan di NTT” ini diikuti sejumlah kepala daerah dari berbagai kabupaten, termasuk Sumba Barat, Sumba Timur, Sumba Barat Daya (SBD), Alor, Flores Timur, Nagekeo, Ngada, Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Manggarai Timur, hingga Kabupaten Kupang.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, serta mitra strategis seperti BUMN, BUMD, dan organisasi non-pemerintah (NGO/LSM).

Kehadiran Wakil Bupati Thimo Ragga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi guna mendukung pembangunan daerah berbasis peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam rakor tersebut, dibahas sejumlah agenda strategis, di antaranya kelanjutan program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) GENTASKIN Batch 2, serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara LLDIKTI Wilayah XV dengan pemerintah kabupaten.

Diskusi panel turut mengangkat tema “Arah Kebijakan Riset Nasional dalam Mendukung Pembangunan Daerah Berdampak” dengan menghadirkan narasumber dari Komisi X DPR RI, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Dr. Arif Satria, serta Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi.

Sesi lanjutan membahas transformasi pendidikan tinggi menuju kampus berdampak, penguatan kebijakan kemahasiswaan berdaya saing global, pengembangan sumber daya, penjaminan mutu dan akreditasi, hingga upaya pencegahan kekerasan di lingkungan kampus.

Rakor ini dibuka secara resmi oleh Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang strategis untuk menyatukan persepsi serta merumuskan langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan dunia industri.

Menurut Gubernur, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di NTT, khususnya dalam peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi lokal, serta pemerataan pembangunan.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Kepala BRIN yang dinilai dapat mendorong lahirnya riset inovatif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Lebih lanjut, sinergi ini dinilai sejalan dengan program prioritas Pemerintah Provinsi NTT seperti One Village One Product, yang mendorong pengembangan riset aplikatif di sektor pertanian, peternakan, kelautan, pariwisata, hingga energi terbarukan.

Melalui keikutsertaan dalam rakor ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat berharap dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun SDM unggul melalui kolaborasi pendidikan tinggi.

Rakor ini diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret dalam mempercepat transformasi pembangunan menuju NTT yang maju, sehat, cerdas, sejahtera, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat “Ayo Bangun NTT! Ayo Bangun Indonesia!”. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *