DWP dan Poltekkes Kemenkes Kupang Kolaborasi, Dorong Desa Mata Kapore Bebas Tuberkulosis

1010237608
Sejumlah warga Desa Mata Kapore mengikuti kegiatan edukasi dan penyuluhan tentang pencegahan serta penanggulangan Tuberkulosis (TB) yang digelar DWP Kabupaten Sumba Barat Daya bersama Poltekkes Kemenkes Kupang Program Studi Keperawatan Waikabubak, Sabtu (8/8/2026). (Foto: Dok. Istimewa)
  • Bagikan

Tambolaka, RakyatSumba.ID – Perjuangan melawan Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, terus digencarkan.

Kali ini, Desa Mata Kapore, Kecamatan Kodi Bangedo, menjadi salah satu titik penguatan gerakan bersama untuk mencegah dan menuntaskan penyakit menular tersebut.

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumba Barat Daya bersama Poltekkes Kemenkes Kupang Program Studi Keperawatan Waikabubak menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Gerakan Bersama Cegah dan Tuntaskan TB: Desa Mata Kapore Bebas TB”, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan edukasi mengenai TB.

Baca Juga:
Bupati Sumba Barat Lantik 20 Guru PNS jadi Kepala Sekolah, Tekankan Pendidikan Karakter

Sejumlah pihak dari lintas sektor turut dilibatkan, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, DWP, sektor pertanian hingga masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sekaligus kemandirian masyarakat dalam mencegah penularan dan menuntaskan pengobatan TB.

Mata Kapore Jadi Contoh

Ada hal menarik dalam gerakan tersebut.

Desa Mata Kapore tercatat sebagai satu-satunya desa yang telah memiliki Peraturan Desa (Perdes) tentang Pembentukan Desa Siaga TBC.

Baca Juga:
BRI Waikabubak Salurkan Beasiswa CSR untuk 59 Mahasiswa Unika Weetebula di SBD

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumba Barat Daya sekaligus Ketua Program Studi Keperawatan Waikabubak Poltekkes Kemenkes Kupang, Grasiana Florida B., S.Kep., Ns., M.Kep., memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Desa Mata Kapore.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version