Civitas akademika turut mengambil peran dalam edukasi kesehatan, pemberdayaan masyarakat, komunikasi kesehatan serta penguatan perilaku hidup sehat.
Langkah tersebut sejalan dengan visi keunggulan Program Studi Keperawatan Waikabubak di bidang kesehatan paru dan penyakit tropis.
Pangan Lokal untuk Perkuat Kemandirian Keluarga
Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui demonstrasi pembuatan pangan lokal.
Kegiatan tersebut dipandu oleh Maria Mbae Dapa, anggota DWP Kabupaten Sumba Barat Daya.
Integrasi antara kesehatan, pangan dan pemberdayaan masyarakat diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga.
Dengan demikian, masyarakat tidak hanya memiliki pengetahuan mengenai pencegahan TB, tetapi juga memiliki keterampilan untuk mendukung pola hidup sehat dan memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Grasiana berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Ia mengajak seluruh peserta menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, menerapkan ilmu yang diperoleh, serta menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing demi terwujudnya masyarakat Sumba Barat Daya yang sehat, mandiri, dan produktif,” ujarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
