“Gedung gereja ini diharapkan menjadi pusat pembinaan iman, pendidikan karakter, pelayanan sosial, serta pemberdayaan masyarakat. Gereja memiliki peran sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya membentuk SDM yang beriman, berintegritas, dan toleran,” ujar Yermia.
Ajak Jemaat Merawat Bangunan dan Menjaga Persatuan
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat juga mengajak seluruh komponen jemaat GKS Wee Ranu untuk terus merawat dan menjaga fisik bangunan rumah ibadah tersebut dengan penuh rasa tanggung jawab.
Sekda mengimbau warga jemaat untuk menjauhi segala bentuk perpecahan yang dapat merusak semangat pelayanan serta keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Sumba Barat.
“Semoga Gedung GKS Jemaat Wee Ranu ini menjadi tempat yang menghadirkan damai sejahtera, memperkuat iman umat, serta menjadi berkat bagi seluruh masyarakat Sumba Barat,” pungkasnya.
Penandatanganan Prasasti dan Pengguntingan Pita
Puncak peresmian Gedung GKS Jemaat Wee Ranu ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pengguntingan pita secara resmi oleh Sekda Yermia Ndapa Doda mewakili Kepala Daerah.
Prosesi simbolis tersebut menandai dimulainya penggunaan gedung secara penuh sebagai tempat peribadatan dan pusat kegiatan pembinaan jemaat, yang disambut ucapan syukur dan sukacita dari seluruh tamu undangan yang hadir. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


