Bupati Ratu Wulla dan Ketua DPRD SBD Hadiri Dialog Strategis Bersama Menko Polkam di Lombok

Bupati Ratu Wulla dan Ketua DPRD SBD Hadiri Dialog Strategis Bersama Menko Polkam di Lombok
Bupati Ratu Wulla dan Ketua DPRD SBD Hadiri Dialog Strategis Bersama Menko Polkam di Lombok. (Foto: Kominfo Sumba Barat Daya)
  • Bagikan

Lombok, RakyatSumba.ID – Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla bersama Ketua DPRD SBD, Rudolf Radu Holo menghadiri dialog bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Djamari Chaniago, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Merumatta Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca Juga:
Pemkab Sumba Tengah dan UNITRI Teken MoU, Bupati Paulus Limu: SDM adalah Kunci Kemajuan Daerah

Forum itu merupakan bagian dari agenda apresiasi pemerintah daerah berprestasi tahun 2026 untuk wilayah Nusa Tenggara dan Maluku.

Sejumlah kepala daerah dan pimpinan DPRD dari berbagai provinsi, kabupaten, dan kota turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam arahannya, Djamari menyoroti tantangan global yang saat ini berdampak langsung terhadap kondisi nasional.

Mulai dari ketidakpastian geopolitik, krisis ekonomi dunia, hingga ancaman stabilitas sosial.

Baca Juga:
Gubernur Melki Laka Lena Panen Raya Jagung di SBD, Komitmen Perkuat Swasembada Pangan

“Kita berpikir dan bekerja keras dari tingkat pusat sampai ke daerah untuk kepentingan rakyat. Situasi global saat ini sangat mengkhawatirkan dan tidak ada satu pun negara yang tidak terdampak,” ujarnya.

Meski demikian, pemerintah disebut terus berupaya menjaga stabilitas nasional melalui berbagai program prioritas.

Di antaranya pembangunan rumah rakyat, koperasi merah putih, hingga penguatan sektor pertahanan nasional.

Menurut Djamari, seluruh program tersebut membutuhkan sinergi seluruh unsur Forkopimda di daerah.

“Satu daerah tidak mungkin berjalan baik kalau tidak bersama-sama semua unsur yang ada di daerah. Tidak ada pilihan lain selain bekerja bersama-sama,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan para pemimpin daerah agar berhati-hati dalam bersikap dan berkomunikasi di ruang publik.

“Jangan sampai ucapan, perilaku, dan sikap para pemimpin melukai hati rakyat. Rakyat membutuhkan kita bekerja keras untuk kepentingan mereka,” katanya.

Selain itu, Djamari meminta pemerintah daerah aktif menguasai ruang digital dengan menghadirkan informasi yang cepat dan akurat.

“Kalau masyarakat kekurangan informasi, maka ruang itu akan diisi oleh informasi yang salah dan menyesatkan,” ujarnya.

Di akhir arahannya, Djamari meminta kepala daerah dan Forkopimda responsif terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Kalau ada keresahan di masyarakat, datangi dan selesaikan. Jangan dibiarkan berlarut-larut. Masyarakat menunggu kehadiran kita,” imbuhnya. (*/rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version