Rekening dan Sertifikat PIP Dibagikan, Orang Tua Siswa di Wanukaka Diingatkan Gunakan Bantuan untuk Pendidikan

1010519861
Penyerahan rekening dan sertifikat Program Indonesia Pintar (PIP) melalui jalur aspirasi Fraksi PDI Perjuangan Komisi X DPR RI kepada para siswa penerima manfaat di Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat, NTT. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan PDI Perjuangan, guru, orangtua, dan siswa penerima PIP. (Foto: Dok. Istimewa
  • Bagikan

Waikabubak, RakyatSUMBA.ID – Rekening dan sertifikat Program Indonesia Pintar (PIP) dibagikan kepada para siswa penerima manfaat di Kecamatan Wanukaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penyaluran PIP tersebut dilakukan melalui jalur aspirasi Fraksi PDI Perjuangan Komisi X DPR RI dan melibatkan siswa dari sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Wanukaka.

Baca Juga:
Perindo SBD Siapkan Verifikasi Faktual Sejak Dini, Kepengurusan Ganda jadi Perhatian

Dalam kegiatan tersebut, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Barat sekaligus Anggota DPRD Sumba Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Yulius D. Padji, mengingatkan para orangtua agar bantuan yang diterima digunakan sesuai peruntukannya, terutama untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.

“Bantuan PIP ini adalah untuk anak-anak. Karena itu, kami berharap orangtua dapat mempergunakannya dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak,” ujar Yulius.

Menurut Yulius, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan pendidikan siswa, termasuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan yang berkaitan dengan proses belajar.

Yulius mengatakan, orangtua memiliki peran penting dalam memastikan bantuan yang diterima benar-benar digunakan untuk kepentingan pendidikan.

Ia berharap orangtua tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mendampingi anak dalam memanfaatkan dukungan tersebut secara bertanggung jawab.

Dengan demikian, manfaat PIP diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh siswa dan membantu mereka tetap mengikuti proses pembelajaran dengan baik.

Baca Juga:
Bawaslu Sumba Barat Gandeng GAMKI, Teken MoU Perkuat Pengawasan Partisipatif Pemilu dan Pilkada

Selain membantu meringankan beban orangtua, bantuan pendidikan tersebut juga diharapkan menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan mengejar cita-cita.

Yulius menjelaskan, penetapan penerima PIP melalui jalur aspirasi tidak dilakukan secara tiba-tiba. Ada proses komunikasi, koordinasi, pengusulan hingga penetapan nama-nama penerima sebelum informasi tersebut sampai ke tingkat kabupaten.

“Prosesnya bukan tiba-tiba nama langsung muncul. Ada komunikasi yang dilakukan oleh Bapak Stevano Rizki Adranacus, Anggota DPR RI Komisi X yang membidangi Pendidikan, kemudian prosesnya berjalan sampai pada penetapan nama penerima dan akhirnya informasi tersebut sampai di Kabupaten,” kata dia.

Ia menjelaskan, proses tersebut merupakan bagian dari upaya memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pendidikan anak-anak.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami bahwa terdapat tahapan yang harus dilalui dalam penyaluran bantuan melalui jalur aspirasi.

Mulai dari penyampaian aspirasi, komunikasi dan penjaringan calon penerima, pengusulan, proses penetapan hingga penyampaian informasi kepada sekolah dan pihak terkait di daerah.

Kegiatan pembagian rekening dan sertifikat PIP tersebut dihadiri Tenaga Ahli DPRD Sumba Barat Fraksi PDI Perjuangan Herman H. Gaungu dan Kepala Sekretariat PDI Perjuangan Kabupaten Sumba Barat Melvianus Adi Gaha.

Turut hadir Rohaniawan Pdt. Verawati R. Njata, S.Th., Ketua Komite SDM Barabedang Darius D. Lenga, Kepala Desa Rewa Rara, perwakilan guru, orangtua murid serta siswa penerima manfaat.

Para penerima berasal dari sejumlah sekolah, di antaranya SMP Kristen Wanukaka, SMP Negeri 1 Wanukaka, SMP Negeri 5 Wanukaka, SD Masehi Bara Bedang, SD Negeri Lahi Kaninu, SD Masehi Lahi Hagalang, SD Inpres Kabba, SD Negeri Mehang Mata, SD Negeri Pahangu Ladi dan SD Masehi Hupu Mada.

Pemberian rekening menjadi bagian penting dalam proses penerimaan bantuan sesuai dengan ketentuan program. Sementara sertifikat diberikan sebagai bagian dari dokumen dan informasi bagi siswa yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat.

Yulius berharap dukungan melalui PIP tidak berhenti pada saat rekening dan sertifikat diterima.

Ia mendorong agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung perjalanan pendidikan siswa.

“Karena itu, kami berharap bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi keberlanjutan pendidikan mereka,” ujarnya.

Dengan adanya dukungan tersebut, para siswa di Kecamatan Wanukaka diharapkan dapat terus bersekolah, meningkatkan semangat belajar, mengembangkan potensi dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, orangtua diharapkan dapat menggunakan bantuan secara bijaksana serta memastikan kebutuhan pendidikan anak menjadi prioritas utama. (rs1)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version