Pengakuan Mahasiswi di Sumba Timur: Dicium dan Diraba Oknum Dosen, Polisi Masih Dalami Kasusnya

1008860992
Ilustrasi - Pelecehan seksual. (Foto: Antara)
  • Bagikan

Ia kemudian mengetuk pintu rumah tersebut untuk memastikan keberadaan adiknya.

Setelah beberapa kali mengetuk pintu, RAL akhirnya keluar menemui RS.

Baca Juga:
Cabuli dan Rampas Harta WNA Australia, Pelajar di Sumba Barat Daya Terancam 12 Tahun Penjara

Saat ditanya mengenai keberadaan JMS, RAL disebut menyampaikan bahwa mahasiswi tersebut sedang berada di rumah temannya.

Namun pencarian terus dilakukan hingga akhirnya JMS ditemukan dan dibawa ke Polres Sumba Timur untuk membuat laporan.

Dalam keterangannya kepada penyidik, JMS mengaku telah mengalami dugaan pelecehan seksual sebanyak tiga kali.

Korban menyebut dirinya mendapat perlakuan tidak pantas berupa ciuman dan sentuhan pada bagian tubuh sensitif.

JMS mengaku tidak berani melakukan perlawanan karena merasa takut.

Tak hanya sekali, korban juga mengaku kembali dihubungi oleh RAL beberapa hari kemudian dan diminta datang ke rumahnya.

Pada pertemuan berikutnya, dugaan pelecehan kembali terjadi.

Laporan tersebut kini tengah ditangani oleh penyidik Polres Sumba Timur.

Dilansir dari Tribrata News Sumba Timur, Kapolres Sumba Timur AKBP Dr. Gede Harimbawa menegaskan pihaknya berkomitmen menangani kasus tersebut secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti guna memperjelas seluruh rangkaian peristiwa.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version