iklan

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Sengketa Adat Berujung Maut di SBD, Dua Pelaku Ditangkap Polisi, Satu Masih Buron

200
TKP pembunuhan di SBD
TKP pembunuhan di Kampung Patunu Ikit, Desa Waipadi, Kecamatan Kodi Bangedo, Kabupaten Sumba Barat Daya. (Foto: Digtara.com)
  • Bagikan

Dalam pembicaraan tersebut, korban meminta haknya sebagai paman (om) dalam struktur adat Sumba. Korban menuntut agar haknya berupa ternak hidup dapat dibawa pulang sebagai bagian dari ketentuan adat yang berlaku.

Namun permintaan tersebut ditolak oleh para pelaku sehingga memicu ketegangan.

Scroll kebawah untuk lihat konten
iklan
Mau usaha anda di lihat ribuan orang?  Klik Disini!!!
Baca Juga:
Bupati SBD Buka Pra Sidang Sinode Komisi Perempuan se-Sumba, Tekankan Keputusan Strategis

Korban kemudian meninggalkan rumah dan hendak pulang. Sejumlah keluarga berusaha menahannya untuk melakukan mediasi agar persoalan adat tersebut dapat diselesaikan secara damai.

Namun situasi justru semakin memanas ketika pelaku RRM turun dari rumah sambil melakukan ritual “ronggeng” atau mengayunkan parang untuk membangkitkan keberanian dan semangat sebelum menyerang.

Baca Juga:
Kolaborasi Strategis IAKN Kupang dan RakyatNTT.ID Hadirkan Pelatihan Jurnalistik bagi Mahasiswa

Korban Dibacok dan Ditusuk hingga Tewas

Menurut polisi, RRM kemudian mencabut parang dan membacok korban hingga mengenai bahu kanan. Setelah itu pelaku melarikan diri ke belakang rumah dan dikejar oleh korban.

Saat tiba di belakang rumah, korban kembali diserang oleh pelaku KJW yang menusukkan parang ke bagian dada kiri korban.

Tidak lama kemudian, pelaku MMD datang dan kembali membacok korban menggunakan parang hingga mengenai tangan kiri korban.

Akibat serangan bertubi-tubi tersebut, korban mengalami luka serius dan kehilangan banyak darah sebelum akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *