“Sinergi antara pemerintah, Kejaksaan, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di Pulau Sumba,” ujar Yohanis.
Kenalkan Potensi Budaya dan Pariwisata Sumba Barat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yohanis Dade juga memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi daerah Sumba Barat. Salah satu identitas yang disampaikan adalah filosofi “kampung adat di tengah kota, kota di tengah kampung”.
Ia optimistis Pulau Sumba memiliki masa depan cerah sebagai salah satu destinasi unggulan Indonesia. Potensi budaya, tradisi, dan keindahan alam dinilai menjadi modal penting dalam mendorong pembangunan serta pengembangan sektor pariwisata.
Sementara itu, Kajati NTT Roch Adi Wibowo menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan masyarakat.
Menurut Roch, penerimaan yang penuh kekeluargaan tersebut menunjukkan eratnya hubungan antara Kejaksaan dan pemerintah daerah di Pulau Sumba.
Ia mengatakan berbagai persoalan pemerintahan di daerah dapat diselesaikan dengan lebih baik ketika terdapat koordinasi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah dengan Kejaksaan.
Kejaksaan Siap Berikan Pendampingan Hukum
Kajati NTT menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki Jaksa Pengacara Negara (JPN) yang dapat memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada pemerintah daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


