Waikabubak, RakyatSUMBA.ID – Usai merampungkan perjalanan dinasnya di Jakarta, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, langsung bergerak cepat meninjau kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waikabubak pada Jumat (19/6/2026).
Peninjauan ini dilakukan guna melihat langsung dampak guncangan gempa bumi yang melanda wilayah tersebut pada 17 Juni lalu.
Dalam kunjungan kerja mendadak ini, Bupati Yohanis Dade turut didampingi oleh tim teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Asisten II Setda Sumba Barat, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Rombongan menyisir beberapa ruangan perawatan dan fasilitas penunjang medis yang dilaporkan mengalami kerusakan struktural maupun non-struktural.
Data Kerusakan dan Susun Anggaran Perbaikan
Setelah menyaksikan secara langsung kondisi riil bangunan terdampak, Bupati Yohanis Dade menginstruksikan tim teknis Dinas PUPR untuk segera melakukan pendataan menyeluruh.
Ia meminta jajarannya bergerak taktis dalam menyusun estimasi kebutuhan anggaran renovasi bagi seluruh fasilitas yang rusak.
Langkah responsif ini diambil sebagai prioritas utama agar proses pemulihan fisik gedung dapat segera dieksekusi oleh pemerintah daerah.
“Pendataan dan penyusunan anggaran harus dilakukan secepat mungkin. Langkah ini penting agar proses perbaikan segera berjalan, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap bisa diakses dengan aman dan tanpa hambatan,” tegas Yohanis Dade di sela-sela peninjauannya.
Gelar Rapat Lintas OPD untuk Percepatan Pemulihan
Sebagai langkah taktis tindak lanjut dari temuan di lapangan, Bupati Sumba Barat menjadwalkan rapat koordinasi darurat bersama seluruh pimpinan OPD teknis dalam waktu dekat.
Rapat tersebut secara khusus akan menggodok strategi penanganan pasca-gempa RSUD Waikabubak, skema kesiapan pos anggaran belanja tak terduga, hingga teknis percepatan rekonstruksi bangunan.
Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menegaskan komitmen penuhnya untuk memastikan pemulihan fasilitas publik pascabencana berjalan tanpa penundaan.
Sektor kesehatan menjadi atensi paling krusial agar masyarakat Sumba Barat tetap mendapatkan hak pelayanan medis yang optimal, aman, dan memadai di tengah situasi pemulihan daerah. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


