Waikabubak, RakyatSumba.ID – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, melakukan audiensi bersama Yayasan Maringi Malala guna membahas rencana pembangunan perguruan tinggi di Kabupaten Sumba Barat.
Pertemuan tersebut digelar sebagai upaya meminta dukungan dan rekomendasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Barat untuk memenuhi syarat pendirian institusi pendidikan tinggi di wilayah itu.
Ketua Yayasan Maringi Malala, Yonathan Bero Agu Ate, S.Sos., M.Si menyampaikan bahwa yayasan memiliki komitmen kuat untuk merealisasikan pembangunan perguruan tinggi pada tahun 2026 meski harus melalui berbagai tahapan dan persyaratan perizinan.
“Kami telah mendapat dukungan dari Universitas Nusa Cendana (Undana), Gubernur, serta Wakil Gubernur NTT dalam proses perizinan,” ujar Yonathan.
Ia menjelaskan, perguruan tinggi tersebut direncanakan membuka empat program studi awal, yakni Pariwisata, Administrasi Bisnis, Bahasa Inggris Terapan, dan Peternakan.
Menurutnya, pengembangan program studi tersebut akan didukung oleh tiga profesor dengan estimasi biaya pembukaan satu program studi mencapai Rp420 juta.
Selain dukungan legalitas dan perizinan, Yayasan Maringi Malala juga berharap adanya dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan sektor pariwisata serta keterlibatan investor untuk mendukung keberlanjutan kampus tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
