Tambolaka, RakyatSumba.ID – Perjuangan melawan Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, terus digencarkan.
Kali ini, Desa Mata Kapore, Kecamatan Kodi Bangedo, menjadi salah satu titik penguatan gerakan bersama untuk mencegah dan menuntaskan penyakit menular tersebut.
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sumba Barat Daya bersama Poltekkes Kemenkes Kupang Program Studi Keperawatan Waikabubak menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Gerakan Bersama Cegah dan Tuntaskan TB: Desa Mata Kapore Bebas TB”, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan edukasi mengenai TB.
Sejumlah pihak dari lintas sektor turut dilibatkan, mulai dari pemerintah desa, tenaga kesehatan, institusi pendidikan, DWP, sektor pertanian hingga masyarakat.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran sekaligus kemandirian masyarakat dalam mencegah penularan dan menuntaskan pengobatan TB.
Mata Kapore Jadi Contoh
Ada hal menarik dalam gerakan tersebut.
Desa Mata Kapore tercatat sebagai satu-satunya desa yang telah memiliki Peraturan Desa (Perdes) tentang Pembentukan Desa Siaga TBC.
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sumba Barat Daya sekaligus Ketua Program Studi Keperawatan Waikabubak Poltekkes Kemenkes Kupang, Grasiana Florida B., S.Kep., Ns., M.Kep., memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Desa Mata Kapore.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


