Peserta JKN di Sumba Tengah Capai 99,98 Persen, Bupati Minta Evaluasi Layanan Kesehatan Diperkuat

bupati sumba tengah
Bupati Sumba Tengah Drs. Paulus S. K. Limu bersama Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah Yuliana Kristina Germana Kerans di Rumah Jabatan Bupati Sumba Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Prokopim Sumba Tengah)
  • Bagikan

Namun, cakupan kepesertaan yang tinggi juga perlu diimbangi dengan ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan yang memadai agar masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara cepat dan merata.

Sumba Tengah Miliki 1 Rumah Sakit dan 11 FKTP

Dalam mendukung pelayanan peserta JKN, Kabupaten Sumba Tengah saat ini memiliki satu rumah sakit, yakni RSUD Waibakul.

Selain itu, terdapat 11 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang terdiri atas 10 puskesmas dan satu Klinik Pratama Caritas Katikuloku.

Untuk memperluas akses pelayanan kesehatan, kerja sama dengan Puskesmas Tanambanas telah ditambahkan sejak 1 Agustus 2026.

Baca Juga:
Pemkab Sumba Timur dan UNITRI Malang Perpanjang MoU, Fokus Tingkatkan SDM dan Pendidikan Daerah

Meski demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.

Salah satunya adalah belum tersedianya dokter spesialis anak di RSUD Waibakul. Selain itu, masih terdapat tujuh puskesmas yang belum memiliki dokter gigi.

Kondisi tersebut menjadi pekerjaan bersama untuk memastikan tingginya kepesertaan JKN diikuti dengan peningkatan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan.

Pembayaran Layanan JKN Capai Rp8,6 Miliar

Dari sisi pembiayaan, realisasi biaya pelayanan kesehatan Program JKN di Kabupaten Sumba Tengah hingga Agustus 2026 telah mencapai sekitar Rp8,6 miliar.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version