Ia mengatakan, warga menyambut bantuan tersebut dengan antusias karena makanan bergizi yang diberikan secara langsung menjadi dukungan bagi keluarga penerima.
“Terima kasih, warga kami mendapat berkat dari perpanjangan tangan. Mereka sangat senang,” ucap Aloysius.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi anak masih menjadi tantangan di Desa Wee Kambala. Salah satunya berkaitan dengan tingginya angka stunting serta keterbatasan anggaran desa untuk mendukung kebutuhan gizi anak-anak.
“Stunting untuk Desa Wee Kambala cukup tinggi, dan terus terang saja kami punya keterbatasan anggaran untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak kami di tiga Posyandu,” terangnya.
Kondisi tersebut membuat dukungan dari berbagai pihak dinilai penting untuk membantu masyarakat, terutama dalam pemenuhan nutrisi anak dan kelompok rentan.
Aksi Berlanjut ke Pesisir Pantai Kawona
Kepedulian melalui program Perindo Peduli tidak berhenti di Desa Wee Kambala.
Setelah membagikan makanan bergizi kepada warga, Yusuf Bora bersama pengurus Kartini Perindo, Puspadaya, dan Pemuda Perindo Sumba Barat Daya melanjutkan aksi ke kawasan pesisir Pantai Kawona.
Mereka mendatangi rumah-rumah warga dan kembali membagikan makanan bergizi secara langsung.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
