Menurut Thimotius, bantuan penerangan tenaga surya memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar menghadirkan cahaya di malam hari.
“Ketika sebuah rumah mendapatkan terang, maka aktivitas keluarga dapat berjalan lebih baik. Ketika jalan-jalan diterangi, maka masyarakat dapat merasa lebih aman. Terang yang diberikan hari ini adalah bagian dari harapan untuk kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ungkapnya.
Penerangan di rumah diharapkan dapat mendukung aktivitas keluarga, termasuk kegiatan belajar anak-anak pada malam hari. Sementara penerangan jalan dapat membantu meningkatkan keamanan dan mobilitas masyarakat.
20 Lampu Jalan Perkuat Rasa Aman Warga
Puncak kegiatan ditandai dengan peresmian penggunaan lampu tenaga surya oleh Wakil Bupati Sumba Barat.
Sebagai bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan cinderamata kepada Wakil Bupati Sumba Barat, Ketua I BPMS GKS, Kepala Dinas PUPR, serta Camat Lamboya.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Pdt. Theofilus Mete dan dilanjutkan dengan ramah tamah bersama masyarakat serta tamu undangan.
Program bantuan tenaga surya di Desa Laboya Dete menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah, gereja, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan yang dirasakan secara langsung.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
