Waikabubak, RakyatSumba.ID – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH., memimpin langsung penyerahan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri Wakil Bupati Sumba Barat, Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, Sekretaris Daerah, Dandim 1613 Sumba Barat, Kapolres Sumba Barat, para staf ahli dan asisten Sekda, pimpinan perangkat daerah, tokoh agama, hingga umat Muslim se-Kabupaten Sumba Barat.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan salam hormat dan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha atas nama Presiden Republik Indonesia dan Gubernur NTT kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Sumba Barat.
“Atas nama Presiden Republik Indonesia, Gubernur NTT, dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Semoga seluruh ibadah kurban diterima dan diridhoi Allah Subhana Wa Ta’ala,” ujar Yohanis Dade.
Bupati menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar seremoni penyembelihan hewan kurban, tetapi juga momentum memperkuat nilai keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail.
“Perayaan ini menjadi momentum iman untuk melepaskan ego, menumbuhkan kepedulian, dan mengutamakan kepentingan bersama,” katanya.
Menurut Bupati, bantuan sapi kurban dari Presiden RI, Gubernur NTT, dan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat merupakan bukti nyata kehadiran negara dalam mendukung masyarakat, khususnya para peternak kecil yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan dan gizi di daerah.
Ia berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sektor peternakan di Nusa Tenggara Timur.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan sejumlah pesan penting kepada masyarakat dan panitia kurban. Ia meminta agar momentum Idul Adha dimanfaatkan untuk memperkuat semangat gotong royong dan solidaritas sosial.
Distribusi daging kurban, lanjutnya, harus dilakukan secara tepat sasaran dengan memprioritaskan masyarakat di daerah terpencil, keluarga prasejahtera, panti asuhan, serta korban bencana dan gagal panen.
Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan setelah proses penyembelihan hewan kurban.
Yohanis Dade juga menekankan pentingnya menjaga amanah dan integritas dalam pelayanan publik dengan meneladani ketaatan Nabi Ibrahim.
Tak hanya itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus memelihara kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi ciri khas Provinsi NTT.
“Idul Adha harus menjadi momen mempererat persaudaraan antarumat beragama dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah daerah, kata Bupati, terus mendorong program ketahanan pangan, pengembangan sektor peternakan, dan penguatan koperasi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menilai hewan kurban yang disembelih pada Idul Adha tahun ini menjadi pengingat bahwa NTT memiliki potensi besar di sektor peternakan yang perlu terus dikembangkan melalui dukungan kepada peternak lokal.
Di akhir kegiatan, Bupati menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Ketua Takmir Masjid untuk selanjutnya dilakukan proses penyembelihan dan pendistribusian kepada masyarakat yang berhak menerima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama dari MUI, PBNU, Muhammadiyah, para pemuka masjid, serta umat Muslim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumba Barat. (*/rs1)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatSumba.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
